Mengetahui masa subur wanita

Mengetahui masa subur wanita

Masa subur sangat penting untuk diketahui bagi setiap wanita yang berkeinginan untuk mempunyai anak ataupun juga bagi wanita yang aktif berhubungan seks tapi tidak ingin hamil.

Wanita yang sedang dalam program untuk merencanakan kehamilan, masa subur menjadi pedoman dalam berhubungan dengan pasangan sehingga diharapkan sperma akan dapat bertemu dengan sel telur yang dilepaskan saat ovulasi selama masa subur itu. Sedangkan bagi wanita yang belum ingin hamil, masa subur wajib diketahui agar dapat menghindarinya sehingga tujuan kontrasepsi tercapai.

 

 

 

Menghitung saat subur / ovulasi seorang wanita

Masa subur merupakan hari-hari disekitar saat ovulasi dalam siklus menstruasi seorang wanita. Untuk mengetahui masa subur sering kali sulit dimana tidak ada satupun metode yang dapat tepat 100% dalam memprediksi kapan sebenarnya ovulasi itu terjadi, tetapi dengan cara perhitungan yang benar, dibantu dengan beberapa metode lain yang tersedia, setidaknya dapat memprediksi 90% mendekati ketepatan.

 

Menghitung masa subur wanita dengan siklus haid yang teratur

Pada umumnya wanita menganggap masa subur adalah pada hari ke-14 siklus haid (hari ke-1 haid adalah dimulai pada hari pertama haid keluar). Kita lihat gambar siklus haid dibawah ini :

 

Dengan hanya melihat gambar diatas memanglah tepat bahwa perkiraan ovulasi jatuh pada hari ke-14 siklus haid yang berlangsung selama 28 hari (sebagai standar). Hal ini juga yang sering disampaikan oleh petugas kesehatan karena menghitung hari ke-14 tsb adalah hal yg paling mudah dilakukan, karena tinggal mengurutkan hari sejak keluarnya darah haid. Sehingga kebanyakan menganggap jika siklus haid 30 hari (sebagai contoh), maka saat ovulasi terjadi TETAP pada hari ke-14 juga. Sehingga dengan memperhitungkan variasi ini maka masa subur dianggap disekitar hari ke-14, yaitu antara hari ke-13 s.d hari ke-16.

Tetapi dari berbagai sumber bacaan yang ada disebutkan bahwa saat ovulasi adalah terjadi pada hari ke-14 SEBELUM keluarnya darah haid yang berikutnya. Jadi jika siklus haid 28 hari maka saat ovulasi terjadi pada hari ke-14, tetapi jika siklus haid 30 hari maka saat ovulasi terjadi bukan pada hari ke-14, tetapi muncul pada hari ke-16 siklus haid.

Perbedaan cara perhitungan tersebut pernah menjadi penyebab perdebatan kusir dengan seorang pasien yang mungkin telah banyak bertanya dan juga mencari dari berbagai sumber yang ada termasuk internet. Mana yang mau dipakai, terserah saja, selama yakin dengan hasilnya.

Memang dengan cara yang kedua tersebut, tidak mudah untuk mengetahuinya bukan? Karena siapa sih yang bisa memastikan bahwa haid berikutnya pasti terjadi mulai tepat setelah 28, 30 atau berapapun sesuai panjang siklus bulan kemarin, meski sebegitu teraturnya siklus haid sebelumnya. Apalagi untuk mengetahui masa subur, kita masih harus memperhitungkan bahwa sperma laki-laki bisa hidup sekitar 72 jam didalam organ genital seorang wanita, dan sel telur dapat bertahan sampai dengan 24 jam sejak dilepaskan. Hal ini wajib diperhatikan terutama untuk yang hendak menghindari kehamilan, dimana jika ovulasi terjadi pada hari ke-14, maka masa yang harus dihindari untuk berhubungan adalah hari ke-11 sd hari ke-15, atau memakai barier selama masa itu.

 

 

 

Menghitung masa subur wanita dengan siklus haid yang tidak teratur

Untuk mengetahui saat ovulasi pada wanita dengan siklus haid teratur saja tidak bisa tepat 100%, apalagi pada wanita dengan siklus haid tidak teratur.

Untuk mengetahui masa subur wanita dengan siklus haid yang tidak teratur, maka dia harus mencatat hari haid ke-1 setiap bulannya di kalender selama  6 bulan terakhir secara berturut-turut, untuk mengetahui siklus terpendek dan siklus terpanjang. Masa subur dihitung dengan cara siklus terpendek dikurangi 18 dan siklus terpanjang dikurangi 11.

Sebagai contoh jika siklus hadi terpendek 26 hari dan terpanjang 32 hari maka masa subur adalah hari ke-8 sd hari ke-21.

 

 

 

Cara lain untuk mengetahui masa subur wanita

Sekali lagi, tidak ada satu metodepun yang dapat dipakai untuk mengetahui ovulasi yang tepat 100%, dimana ovulasi sangat dipengaruhi oleh perubahan-perubahan kondisi hormonal yang bisa disebabkan stress fisik maupun psikis, dan juga kondisi anatomi dan fisiologi organ reproduksi itu sendiri.

 

 

Maka disamping cara perhitungan diatas, terdapat beberapa metode yang dapat membantu dalam mengenali masa subur, antara lain :

  • Perubahan suhu basal tubuh
  • Perubahan lendir serviks
  • Meningkatnya libido

Disamping itu saat ini sudah tersedia alat bantu tes ovulasi, antara lain tes urin untuk mendeteksi lonjakan LH ataupun tes air ludah untuk mengetahui kenaikan estrogen.

Search me!

apa itu pruritic urticarial papules and plaques of pregnancy, FER obsgyn, foto vagina lagi datang bulan, indikasi kuretase, keadaan rahim pasca keguguran
Filed in: Featured, in FER, OBGYN Grey Zone Tags: masa subur, mengetahui masa subur, ovulasi, siklus menstruasi

Share to your friends!





You might like:

Amniotic Fluid Embolism Amniotic Fluid Embolism
Mengetahui masa subur wanita Mengetahui masa subur wanita
Urogynecology and Reconstructive Pelvic Surgery 3rd edition Urogynecology and Reconstructive Pelvic Surgery 3rd edition
Atlas of Operative Laparoscopy and Hysteroscopy (3rd edition) Atlas of Operative Laparoscopy and Hysteroscopy (3rd edition)

Leave a Reply

Submit Comment

 
| Proudly designed by Theme Junkie.